PERENCANAAN MASTERPLAN PURA PETASIKAN DESA ADAT SESETAN

I Wayan Wirya Sastrawan, I Gede Surya Darmawan, I Wayan Widanan

Abstract


Pura Petasikan tergolong kedalam Pura Swagina yang disungsung oleh kelompok masyarakat dengan profesi yang sama yaitu Petani Garam. Namun kini seiring dengan semakin berkurangnya ladang garam dan petani disekitar pura akan berdampak pada keberadaan Pura Petasikan terancam terasingkan bahkan dilupakan. Saat ini jumlah pegempon pura yang masih aktif hanya 18 KK saja. Tentunya dengan jumlah Pengempon Pura sedemikian, sungguh berat tugas yang harus mereka terima untuk menjaga keberadaan dan keberlangsungan upacara yadnya di pura tersebut. Tentunya biaya adalah factor kendala utama dalam mejaga keberadaan pura tersebut, sehinga dalam tahapan pemugarannya banyak yang hal yang harus dikorbankan. Maka jadilah terkondisi fisik pura banyak yang terabaikan tanpa perencanaan arsitektur yang baik, bahkan secara kelengkapan fasilitas pura dapat dikatakan kurang. Dengan kondisi eksisting Pura Petasikan tersebut, ada keinginan dari Pengempon Pura terutama untuk kembali menata dan melengkapi fasilitas pura sehingga dapat berfungsi dengan semestinya. Oleh sebab itu dengan adanya rencana penataan kembali Pura Petasikan, maka diperlukan gambar masterplan dan kelengkapan gambar lainnya yang terencana dengan baik. Sehingga diharapakan dengan adanya gambar tersebut dapat membantu Pengempon Pura pada proses penataan selanjutnya, sekaligus bila diperlukan dapat dijadikan kelengkapan pada pengajuan proposal penggalian dana.

Full Text:

Untitled

References


Dwijendra,A N.K.A. 2008. Arsitektur Bangunan Suci Hindu Berdasarkan Asta Kosala-Kosali. Denpasar: Udayana University Press Perdana. 1988. Beberapa Jenis Pura dan Fungsinya. Denpasar: Institut Hindu Drama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.